Sehari jelang penutupan pendaftaran calon rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) tanggal 27 Juli 2021, sebanyak tiga orang akademisi asal kampus itu resmi mendaftar sebagai bakal calon (balon) rektor Undana periode 2021-2021. Tiga balon tersebut adalah Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Si, Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M. Hum dan Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M. Si, Ph. D.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undana Periode 2021-2025, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc usai menerima penyerahan berkas dua balon rektor Undana, yakni Prof. Simon Ola dan Dr. Maxs Sanam di ruang Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor Undana, lantai tiga Rektorat Undana, Senin (26/7/2021).

Dr. Sipri menyebut, selain penyerahan berkas hard copy, pendaftaran calon rektor juga dilakukan secara online. Hal ini agar bisa diikuti oleh balon rektor dari luar Undana “Jadi sejak tanggal 12 Juli pendaftaran kami buka, dan besok tanggal 27 akan ditutup, ”ujarnya. Namun demikian, jika jumlah pendaftar belum mencapai empat orang saat penutupan, maka pendaftaran akan diperpanjang selama satu minggu, untuk mendapat kuota minimal empat orang calon rektor.

Usai penyerahan berkas, tanggal 28 Juli, panitia akan melakukan verifikasi sejumlah kelengkapan administrasi yang dilakukan para balon rektor. “Apakah data-datanya memenuhi syarat? Kita tidak menyatakan ditolak atau diterima, tetapi jika ada peserta yang berkasnya belum lengkap, maka akan diinformasikan untuk segera dilengkapi,” jelasnya.

Kendati tidak menyebutkan nama para pendaftar, Dr. Sipri menyebut, hingga saat ini, terpantau secara online melalui website https://pilrek.undana.ac.id/, sudah terdapat 6 (enam) orang pendaftar. “Itu baru tahap memasukan dokumen awal, seperti nama lengkap, KTP dan lainnya,” sebutnya.

Balon Rektor Undana, Prof. Simon ketika menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Ketua Panitia Pilrek Undana, Dr. Sipri Suban Garak, Senin (26/8/2021) di sekretariat panitia lantai tiga Rektorat Undana.

Pantauan media ini, Prof. Simon Ola dan Dr. drh. Maxs U. E. Sanam melakukan pendaftaran dihari yang sama, yakni Senin (26/7/2021). Dr. Max terlebih dahulu mendaftar sekira pukul 14.00 WITA, kemudian disusul Prof. Simon Ola pada pukul 14:30 WITA.

Saat melakukan pendaftaran, Dr Maxs didampingi Mantan Rektor Undana, Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M. App, Sc, Ph.D, Prof. Drs. Felix Tans, M. Pd., Ph. D, Prof. Drs. Frans Bustan, M. Lib dan sejumlah dekan di Undana, diantaranya Dekan FKIP Dr. Malkisedek Taneo, M. Si, Dekan Fakultas Hukum Dr. Renny Rebeka, Masu, SH., MH, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Damianus Adar, M. Ec, Dekan Fakultas Kedokteran dr. S. M. J. Koamesah, MMR. MMPK, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Christien Corina Foenay, SE., M. Si dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Undana Dr. Umbu Lily Pekuwali, SH., MH.

Dr. Maxs Sanam di sela-sela penyerahan berkas ke panitia, menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah menerima dirinya, agar menyerahkan berkas. “Kami datang ke sini untuk menyerahkan berkas hard copy. Sebagian besar soft copy sudah diunggah melalui aplikasi yang disiapkan panitia,” ujar Dr. Maxs.

Untuk itu, Wakil Rektor Bidang Akademik itu memohon agar panitia bisa menerima dan memverifikasi berkas yang ia serahkan. “Pada kesempatan ini, kami mohon agar panitia bisa menerima dan memverifikasi berkas. Jika ada hal yang belum lengkap, kami akan lengkapi nanti,” ungkapnya.

Balon Rektor Undana, Dr. Maxs Sanam podr bersama dua Guru Besar Undana, sejumlah dekan dan pimpinan lembaga di Undana usai mendaftar di sekretariat panitia lantai tiga Rektorat Undana, di Senin (26/8/2021).

Sementara Prof. Simon ketika mendaftar, datang seorang diri. Guru besar Bahasa Indonesia itu tampak menggunakan kemeja berwarna biru. Sebelum masuk ke ruang sekretariat panitia, matan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan itu sempat menyapa Dr. Maxs Sanam yang baru saja mendaftarkan diri ke panitia. Prof. Simon tampak membawa berkas di map plastik berwarna biru, yang kemudian diserahkan ke ketua panitia pemilihan rektor Undana.

Kepada panitia, Prof. Simon menyebut, dirinya hendak mendaftar sebagai salah satu dari balon rektor Undana periode 2021-2025. “Kehadiran saya ke sini bermaksud mengikuti pesta demokrasi di Undana. Saya bermaksud mengikuti seleksi calon rektor Undana periode 2021-2025,” ujar Prof. Simon.

Dosen FKIP Undana itu juga mengaku, sudah melakukan pendaftaran online, tetapi panitia belum melakukan verifikasi tahap pertama. Karena itu, pada kesempatan itu, ia meminta agar panitia segera memverifikasi, sehingga ia bisa mendaftar pada tahapan selanjutnya. Usai menyerahkan sejumlah berkas, ia berharap agar panitia pemilihann rektor bisa menginformasikan sejumlah kekurangan, sehingga hal itu bisa segera dilengkapi (rfl).