Pusat Promosi Kesehatan dan Mental

Pusat Promosi Kesehatan dan Mental

Profil Singkat Koordinator Pusat Layanan Promosi Kesehatan

Nama                        : Dr. dr. Nicholas Edwin Handoyo, M.Med.Ed

NIP                            : 19800317 200801 1 005

S1 (dr)                      : Universitas Diponegoro

S2 (M.Med.Ed)     : Universitas Gadjah Mada

S3 (Dr)                    : Universitas Gadjah Mada

Pangkat/Gol          : Penata/IIIc

Jabatan                    : Koordinator Pusat Layanan Promosi Kesehatan

Bidang Keahlian    : Pendidikan Kedokteran

Google Scholar      : https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=lW3ypDUAAAAJ

Scopus                     : 57193057293

Researchgate         : https://www.researchgate.net/profile/Nicholas-Handoyo/research

SINTA                     : 6109319

Orchid                    : 0000-0002-9191-518X

Latar Belakang

Badan Kesehatan Dunia menyatakan sehat sebagai keadaan sejahtera baik fisik, mental/jiwa, dan sosial dan bukan hanya bebas dari penyakit dan kecacatan (WHO, 2021). Keadaan sehat ini perlu diupayakan secara menyeluruh pada berbagai setting, termasuk lingkungan kampus (WHO Regional Office for Europe, 1998). Health Promoting University (HPU) merupakan pendekatan yang dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan belajar dan budaya organisasi yang mendorong kesehatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan komunitas kampus dan memberdayakan warganya untuk mencapai potensi optimal (ASEAN Institute for Development, 2017). Pendekatan ini diperlukan karena kampus dianggap memiliki tanggungjawab, potensi dan sumber daya untuk meningkatkan kemampuan warganya, baik mahasiswa dan staf, dalam menghadapi sejumlah isu kesehatan (WHO Regional Office for Europe, 1998). Selain itu, warga kampus yang sehat akan lebih produktif dalam hal pengembangan diri dan institusi.

UNDANA bekerja sama dengan UGM dan Kementerian Kesehatan mengembangkan HPU di UNDANA sejak tahun 2019. Pertemuan pertama dilaksanakan bulan Desember 2019 melalui sebuah seminar yang diselenggarakan oleh UGM dan dihadiri oleh 3 orang dosen FK UNDANA, yaitu dr Ika Febianti Buntoro (kaprodi profesi dokter), Rr. Listyawati Nurina (WD 2 FK UNDANA), dan Pak Conrad Folamauk, S.KM, M.KM (dosen bagian ilmu kedokteran komunitas). Sayang pengembangan HPU secara nasional sempat terhambat karena pandemi COVID-19 selama 2 tahun dan baru aktif kembali di tahun 2021. UGM dan Kemenkes kembali menggerakkan pengembangan HPU di Indonesia dengan metode pendampingan universitas besar yang telah menyelenggarakan HPU kepada universitas lain yang belum mengembangkan HPU. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 universitas/politeknik kesehatan (poltekes) dan 5 universitas/poltekes pendamping.

Berkaitan dengan pengembangan HPU tersebut, tersusunlah tim HPU UNDANA yang diketuai oleh Dr. dr. Nicholas Edwin Handoyo, M.Med.Ed pada akhir 2021. Tim HPU UNDANA didampingi oleh Tim HPU UGM mengembangkan konsep HPU di UNDANA. Fokus HPU UNDANA pada tahun 2021 pada 4 kelompok kerja (pokja): kesehatan mental, literasi kesehatan, aktivitas fisik, dan zero tolerance terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan. Pada tahun 2022 fokus HPU diperluas menjadi 5 pokja, yaitu 4 pokja awal ditambah pokja makanan sehat dan gizi seimbang.

Rektor UNDANA saat ini, Dr. Drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc,  hadir pada seminar nasional HPU di akhir tahun 2022. Saat itu beliau masih menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan rektor terpilih). Setelah mendengarkan paparan dari berbagai narasumber, beliau sangat berkomitmen terhadap pengembangan HPU di UNDANA.  Beliau satu-satunya rektor yang bertanya kepada pembicara kunci, ”Dari berbagai faktor yang berperan terhadap keberhasilan pengembangan HPU, faktor mana yang paling penting dan perlu diprioritaskan bila sumber daya terbatas?” Jawaban narasumber adalah “Komitmen pimpinan merupakan faktor yang paling penting.” Setelah Pak Dr. Max Sanam dilantik menjadi Rektor UNDANA periode 2021-2025, komitmen beliau terhadap pengembangan HPU terbukti dengan dibentuknya Pusat Layanan Promosi Kesehatan (Promkes) untuk menjalankan konsep HPU di UNDANA di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNDANA. Pada 26 Januari 2022, Dr. dr Nicholas E. Handoyo, M.Med.Ed dilantik menjadi Koordinator Pusat Layanan Promosi Kesehatan yang pertama.

Lingkup Kerja

Sasaran kehadiran Pusat Layanan Promkes UNDANA adalah mendukung terwujudnya visi UNDANA, yaitu UNDANA berdampak.  Oleh karena itu, lingkup kerja Pusat Layanan Promkes adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pendidikan kesehatan kepada civitas academica UNDANA (dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa)
  • Mengembangkan penelitian di bidang kesehatan, terutama promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan.
  • Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyediakan jasa layanan promosi kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada layanan pemeriksaan kesehatan, konseling psikologi, edukasi kesehatan, dan edukasi terkait kekerasan, perundungan, dan pelecehan.
  • Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi, industri, maupun instansi lain dalam dan luar negeri
  • Melakukan kajian-kajian tentang kebijakan kesehatan termasuk namun tidak terbatas pada upaya promosi kesehatan dan peningkatan kapasitas sumber daya kesehatan, secara berkelanjutan.
  • Melakukan diseminasi kegiatan dan capaian Pusat Layanan Promkes UNDANA melalui seminar/pertemuan ilmiah, publikasi di jurnal ilmiah naasional dan internasional, majalah populer, koran, buku, dll

Visi dan Misi Pusat Layanan Promosi Kesehatan

Visi  :

Menjadi pusat layanan promosi kesehatan yang berdampak pada civitas academica UNDANA dan masyarakat luas melalui berbagai aktivitas tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat)

Misi  :

  1. Meningkatkan derajat kesehatan civitas academica UNDANA dan masyarakat sekitar melalui pendidikan kesehatan dan kegiatan pengabdian masyarakat
  2. Memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan civitas academica UNDANA dan masyarakat sekitar melalui penelitian di bidang
  3. Mengembangkan konsep Health Promoting University di lingkungan UNDANA melalui kerja sama dengan berbagai pihak

Tujuan :

  1. Menghimpun civitas academica UNDANA (dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa) yang tertarik dan tergerak untuk meningkatkan derajat kesehatan sesama civitas academica UNDANA melalui berbagai upaya promosi kesehatan.
  2. Melakukan promosi kesehatan melalui berbagai kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
  3. Meningkatkan kerja sama antar lembaga di dalam UNDANA, maupun dengan lembaga/institusi di luar UNDANA untuk mengembangkan konsep Health Promoting University di lingkungan UNDANA.

Kelompok Kerja Pusat Layanan Promosi Kesehatan /HPU UNDANA

Saat ini terdapat 5 kelompok kerja HPU di bawah Pusat Layanan Promosi Kesehatan, yaitu:

  1. Pokja Literasi Kesehatan
  2. Pokja Kesehatan Mental
  3. Pokja Aktivitas Fisik
  4. Pokja Makanan Sehat dan Gizi Seimbang
  5. Pokja Zero Tolerance Kekerasan, Perundungan, dan Pelecehan

Logo Health Promoting University UNDANA

 

Makna Logo HPU UNDANA.

Logo HPU UNDANA terdiri dari:

  1. Lingkaran kecil berwarna hijau dengan logo UNDANA di dalam lingkaran. Lingkaran kecil merepresentasikan strategi utama dalam pelaksanaan promosi kesehatan di UNDANA, yaitu “enable, mediate and advocate”. Penerapan ketiga strategi utama ini perlu dilakukan di berbagai area maupun tema UNDANA Health Promoting University. Warna hijau dan logo UNDANA dalam lingkaran melambangkan kreativitas, perjuangan dan tanggungjawab UNDANA dalam mengemban strategi utama promosi kesehatan demi menciptakan lingkungan kampus yang mendukung pembaharuan gaya hidup sehat dan kesejahteraan seluruh sivitas UNDANA yang berkelanjutan.
  1. Tiga sayap yang bersumber dari lingkaran kecil Tiga sayap merepresentasikan aksi utama promosi kesehatan sebagai bagian dari aksi Health Promoting University UNDANA, dengan rincian sebagai berikut:
  1. Sayap paling atas merepresentasikan berbagai aksi yang dilakukan oleh Health Promoting University UNDANA untuk memperkuat aksi komunitas dan membentuk kompetensi personal sivitas akademika UNDANA dan masyarakat sekitar dalam melakukan pola hidup sehat.
  2. Sayap tengah merepresentasikan optimisme, dan kesanggupan UNDANA Health Promoting University untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan suportif demi peningkatan status kesehatan, baik fisik, mental, maupun sosial sivitas akademika UNDANA, serta masyarakat di sekitarnya.
  3. Sayap paling bawah merepresentasikan orientasi program UNDANA Health Promoting University yang mengarahkan berbagai pelayanan kesehatan di lingkungan UNDANA pada upaya preventif dan promotif.
  4. Delapan lingkaran berwarna di bagian latar. Empat lingkaran besar berwarna merepresentasikan berbagai bidang fokus Health Promoting University UNDANA dan komitmen yang telah disepakati bersama untuk memberikan dampak peningkatan derajat kesehatan sivitas akademika UNDANA.

Lingkaran ini meluas ke luar dari gambar orang menggambarkan bahwa pribadi yang sehat akan berdampak bagi lingkungan sekitar pribadi sehat yang bersangkutan.

Empat lingkaran kecil melambangkan bahwa kegiatan-kegiatan HPU tidak hanya berdampak pada civitas akademika UNDANA saja tetapi diharapkan meluas ke masyarakat melalui kegiatan kerja sama HPU dengan berbagai sektor dan lulusan UNDANA yang berkarya di berbagai bidang.

  1. Gambar orang yang mengangkat tangan

Memlambangkan visi promosi kesehatan yaitu meningkatkan kemampuan sivitas akademika UNDANA dalam memelihara dan meningkatkan status kesehatannya, baik fisik, mental, sosial dan diharapkan pula mampu produktif secara ekonomi maupun sosial sebagaimana dituangkan dalam undang-undang kesehatan No. 23 Tahun 1992 serta organisasi kesehatan dunia WHO.