Pembekalan Mahasiswa KKN Undana Periode Semester Ganjil 2021/2022

Universitas Nusa Cendana melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) telah resmi membuka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022. Acara pembukaan digelar secara daring pada hari Sabtu, 30 Oktober 2021 dengan media Zoom.

Ir. Melkianus Tiro,M.Si selaku Kepala Pusat KKN, dalam pidato laporannya menyebutkan bahwa KKN ini salah satunya bertujuan untuk mengembangkan kepekaan kognitif dan sosial mahasiswa. “KKN ditujukan dalam rangka mengembangkan kepekaan rasa dan kognisi sosial para mahasiswa di samping dapat membantu proses pembangunan di masyarakat. Dalam pada itulah, citra diri dan kiprah nyata para mahasiswa dari peserta KKN di masyarakat nanti adalah menjadi tolak ukur sejauh mana proses keberhasilan dua tri dharma yang lain yaitu pendidikan dan penelitian sudah tersalin sempurna ke dalam tiap diri masing-masing pribadi mahasiswa.

Mahasiswa KKN periode 2021-2022 berjumlah 4320 orang yang tersebar di 19 kab/kota di NTT yang juga akan dibimbing oleh 156 Dosen Pembimbing Lapangan. Dengan mempertimbangkan situasi wilayah terkait dalam hal dampak pandemi COVID-19. Mahsiswa peserta KKN dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri atas 7 sampai dengan 9 orang. Pengelompokan mahasiswa dilakukan dengan menggunakan sistem yang ada di LP2M UNDANA.

Dalam pelaksanaan KKN kali ini yang masih dalam suasana Covid-19, maka Thema KKN pada Periode II ini adalah DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN. Untuk itu KKN yang dilaksanakan masih menganut sistim dimana masiswa berdomisili, maka disitu mereka melaksanakan KKN. Tidak ada pengiriman mahasiswa antar wilayah. jelasnya.

Thema ini diangkat dengan adanya kolaborasi LP2M dan lembaga UNICEF yg akan melibatkan mahasiswa dalam pemantauan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan 3M. Dimana Mahasiswa punya tugas pokok  dari LP2M yaitu;

  • Pemantauan Kepatuhan, Kesadaran Masyarakat didalam menjalankan protokol kesehatan sehubungan dengan masalah pandemi covid-19
  • Tugas yang disepakati dengan para tuan rumah dalam hal ini Kepala desa, Lurah atau bahkan mungkin juga Camat dan beberapa unit didalam Kampus UNDANA termasuk Lab Lapangan Oenitu.

Wakil Rektor Bid. Akademik UNDANA Dr.drh.Max Sanam,M.Sc turut hadir guna memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi. Dr.drh. Max Sanam, M.Sc dalam sambutannya menyoroti tema dalam program KKN kali ini. “Menyimak tema yang diusung dalam KKN kali ini, yakni “Disiplin Protokol Kesehatan” maka fokus kita sebagai bangsa sekarang sedang tertuju pada perang melawan pandemi, maka kami mengharapkan bahwa mahasiswa-mahasiswi Universitas Nusa Cendana dapat menjadi perpanjangan tangan dari almamaternya guna mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” pesannya.

Mencermati laporan dr kepala pusat KKN, Wakil Rektor Bid. Akademik UNDANA merasa gembira atas tema yang diusung diangkat kali ini dengan adanya kerjasama dengan UNICEF ini sesuatu yang sngat baik bahwa KKN kita memeiliki fokus yang jelas untuk berpartisipasi dan mendukung program pemerintah terkait dengan bagaimana pengendalian terhadap pandemi covid-19.

Adapun harapannya yaitu selama dua bulan kedepan mendapatkan laporan bahwa UNDANA melalui mahasiswa KKN yang berjumlah 4320 bersama dosen pembimbing lapangan yang luar biasa, berkontribusi dengan sangat baik dalam rangka upaya bersama dalam meredam pandemi covid-19.

Menyikapi akan KKN yang akan dilaksanakan, Wakil Rektor Bid. Akademik UNDANA Dr.drh.Max Sanam,M.Sc Menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah dalam Merdeka Belajar merupakan salah satu poin penting adalah pengabdian masyarakat. maka kedepan perlu dipikirkan bersama bagaimana KKN ini bisa diintegrasikan secara lebih nyata dan lebih baik dengan 7 (tujuh) model pembelajaran lain yang digariskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Namun bagaimanapun, KKN regular secara kurikulum tetap ada. Bagi mahasiswa yang ingin menempuh jalur Kurikulum Merdeka belajar maka mereka akan mengambil jalur pengabdian Masyarakat yang terintegrasi dengan 7 (tujuh) model pembelajaran Merdeka Belajar lainnya. Bagi yang mengambil kurikulum reguler, maka tentunya mereka akan mengambil KKN yang sebagaimana saat ini  kita tempuh.

Kedepan perlu merumuskan bersama bagaimana integrasi ataupun pengelolaan KKN ini kedepan dalam atmosfir kampus merdeka. Harapan terakhir, tentunya bagi masiswa yang berada dilapangan, ini berpeluang adanya interaksi dengan masyarakat, aparat,desa, kecamatan, dan tentunya berinteraksi dengan teman-teman sesama mahasiswa maka sangat diharapkan juga bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan, bisa dikembangkan sedemikian rupa sehingga benar-benar membawa manfaat bagi wilayah dimana anda berada. Kembangkanlah kreatifitas dan inofasi  didalam setiap aktifitas yang ada sehingga membawa suatu pembaharuan sehingga bermanfaat, mengintroduksi sesuai yang baru dan memberikan inspirasi dan motifasi bagi masyarakat dimana tempat anda KKN.

Harapan terbesar yaitu mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kebutuhan apa atau masalah apa yang ada didesa yang kemuadian bersama-sama dengan tim dan DPL bisa menyelesaikan masalah tersebut sehingga menjadi bermanfaat. “Jadilah Agen Pembaharuan” dimanapun berada karena anak-anak muda diharapkan memiliki kompetensi abad 21 yaitu Kritis; mampu bekerjasama, Kreatif dan memiliki kepedulian. (yust)

Author

Editor LP2M

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *